Jodoh itu memang misterius, jadi biarkan Allah SWT yang ngurus. Jodoh juga sudah ditakdirkan. Bagaimanapun kamu naksir, kalo memang bukan takdir, ya nanti juga akan tersingkir.
Namun bagaimanapun, kita tidak perlu risau, karena Nabi Saw sudah ngasih inpo, bahwa sejatinya manusia tiada yang jomblo. Tertuang dalam hadits,
ُمَا فِي الْجَنَّةِ أَعْزَب
"Di surga tiada orang yang bujang."
Sabda Nabi Saw di atas juga memperkuat Firman Allah SWT di Surah Ar-Rum: 21 yang sering tercantum diundangan pernikahan itu.
Saking misteriusnya, jodoh tidak bisa di kriteriakan oleh manusia, jika cocoknya memang artis dengan artis, Gading Martin dan Gissel yang digadang-gadang pasangan ideal, nyatanya bercerai. Misal jodoh berdasarkan tampang atau warna kulit, 2021 viral Arie Kriting menikah dengan Indah Permatasari.
Kalau ukurannya usia, 2008 heboh Syekh Puji menikahi Luthfiana Ulfa yang masih berusia 12 tahun, beda usia 28 tahun. Buktinya sampai sekarang masih sakinah. Kalau berdasarkan kematangan ilmu agama, ada beberapa Gus yang firqoh dengan Ning. Ada juga yang santri tapi nikah dengan latar belakang pendidikan formal.
Lamanya pacaran juga tidak jadi jaminan, lihat saja dulu betapa terkenalnya pasangan Raffi Ahmad dengan Yuni Shara, eh ndak jadi nikah. Berkebalikan dengan tradisi Gredoan suku Osing di Banyuwangi sana, cukup memasukkan lidi di lubang rumah, jika lidinya patah bisa lanjut ke menikah. Sesederhana itu, ndak banyak drama.
Semisterius itu memang jodoh tu, sulit ditebak, kalau sudah digariskan, tidak bisa menolak apalagi mengelak. Ya mirip banget dengan usia dan rizki. Usia misalnya, yang sehat-sehat saja, tiba-tiba meninggoi, yang sakit-sakitan justru panjang usia. Rizki juga begitu, dulunya crazi rich, dengan cepat bisa miskin. Sebelumnya kere eh tiba-tiba parlente. Ya begitulah, kalau kata Syekh Athoilah dalam Hikamnya,
أَرِحْ نــَفْسَـكَ مِنَ الـتَّدْبِــيْرِ، فَمَا قَامَ بِـهِ غَيْرُ كَ عَـنْكَ لاَ تَـقُمْ بِـهِ لِنَفْسِكَ
Artinya: Istirahatkan dirimu dari kesibukan mengurusi dunia, apa yang telah Allah atur tidak perlu kau sibuk ikut campur.
So, apa-apa yang sudah ditakdir kita tidak perlu susah mikir. Seperti jodoh, sudah di booking sama Allah, jadi gaperlu overthinking.
Apalagi nih yang masih muda-muda, jangan sampai kamu jadi bodoh gara-gara takut tidak jodoh. Apalagi isi otak sampai lepas, gara-gara terpesona paras. Udah fokus saja sama cita-cita, Insya Allah jodoh akan datang, setepatnya.
Dan selalu tidak lelah untuk menjadi orang sholeh/ sholehah, seperti yang dibocorkan pada potongan surat Al-Baqarah ayat 25 berikut,
وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
"Di sana (Surga) mereka mendapatkan pasangan yang suci dan mereka kekal di dalamnya."
Kalau masih penasaran kayak apa nanti jodohnya, itu ulama sudah memberi kisi-kisi dalam Bab Kafa'ah. Jodohmu kurang lebih sama seperti kamu.
Maka, jika benar-benar sudah siap dhohir bathin, jangan menunggu sempurna baru bersama, tapi bersamalah biar sempurna. Pacari saja orang yang kamu nikahi, bukan menikahi orang yang kamu pacari. Udah sekian, sebenernya artikel ini untuk pepiling saya sendiri, tapi saya share, biar anda-anda mengetahui apa yang saya ketahui, heheu.
Semoga bermanfaat, selamat beraktivitas. Wallahu a'lam.